MotoCross GrandPrix atau MXGP akan digelar pada 24-26 Juni 2022 di Samota, Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. Sebelum acara, para pemangku kepentingan industri pariwisata akan berkumpul untuk belajar dan menentukan destinasi apa yang bisa ditawarkan kepada penonton MXGP di Samota.

Pemangku kepentingan industri pariwisata berasal dari Asosiasi Pengusaha Perjalanan Wisata (ASITA), Asosiasi Pelaku Pariwisata (ASPPI) dan Masyarakat Sadar Wisata (MASATA) Mereka mengunjungi sejumlah destinasi wisata di sekitar Sirkuit Samota di Pulau Sumbawa, NTB. Perjalanan dimulai di kaki Gunung Tambora, Teluk Saleh dan Pulau Moyo.

Manajer Biro Pariwisata NTB Yusron Hadi optimistis MotoCross Grand Prix atau Kejuaraan Dunia MXGP di Samota akan menggairahkan kunjungan wisatawan ke Pulau Sumbawa. Kami berharap bukan hanya MXGP saja yang dikenal, tetapi masyarakat bisa datang ke berbagai destinasi wisata di sekitar sirkuit,” ujarnya.

Kunjungan pertama adalah di Desa Piong, sebuah situs Educamp sekitar tiga jam perjalanan dari Kantor Bupati Bima. Akan ada berbagai atraksi budaya sebelum 70 kendaraan offroad dilepas ke posko pendakian lima jalur Gunung Tambora,” kata Yusron Hadi.

Ada juga kunjungan ke Pulau Moyo yang populer sebagai tempat liburan Lady Diana Spencer pada 1993. Mereka melakukan liburan rahasia di pulau seberang Kota Sumbawa Besar. Selain Lady Diana, musisi Mick Jagger dan David Bowie juga pernah datang ke Pulau Moyo.

Di Pulau Moyo ada Air Terjun Mata Jitu dan wisata hiu paus di Teluk Saleh. Selama beraktivitas di Desa Piong, wisatawan menelusuri jalur pendakian Gunung Tambora, mengunjungi Air Terjun Oi Marai, dan berbelanja kerajinan tangan masyarakat Bima.

Wakil Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah NTB Leja Kodi mencatat sejumlah destinasi wisata yang akan dikunjungi penonton MXGP Samota. Diantaranya Pulau Moyo, Air Terjun Mata Jitu, Hiu Paus di Teluk Saleh, Pacuan Kuda di Filter, Kunjungan Hutan Mangrove di Samota. Penonton juga bisa menginap di ratusan tenda di Aik Fat dan Aik Loang. Semua tempat wisata ini luar biasa,” kata Leja Kodi, yang biasa disapa Ingoe.

Dalam perjalanannya, Ingoe yang juga pemilik biro perjalanan Leko mengatakan, sudah biasa para pemandu wisata menyapa tamu dengan bahasa asing seperti Prancis, Belanda, dan Jerman. Penentuan bahasa tersebut berdasarkan negara pembalap MXGP Samota 2022.